Rasanya Jadi Anak Kembar

Berawal dari ibuku yang mengandungku dan dua saudara kembarku 25 tahun yang lalu (1991). Ketika jaman itu kelahiran bayi kembar mungkin sangat-sangat jarang (sampe sekarang juga sih). Orang-orang disekitar rumahku terheran-heran melihat perut ibuku yang seperti mau meledak, ya gimana orang ga takut, lah wong di dalem perut ada 3 bayi.. hehe..

Rasa pegel dan punggung encok-encok mungkin sudah menjadi makanan sehari-hari ibuku saat itu (wkwk, kasian kamu mak..). Saat kandungan berumur 7 bulan, ibuku sudah tidak kuat dan ke dokter untuk meminta saran agar langsung lahiran saja. Tapi sang dokter pun berkata kalau bayinya dikeluarin sekarang, nanti bayi yang paling kecil menderita sakit yang bisa ditanggung si bayi seumur hidup.. Waduuhh (mungkin karena belum mateng bayinya) (T^T), ibuku akhirnya takut dan bertahan sampai waktunya benar-benar melahirkan…

Pada tanggal 6 Mei 1992, lahirlah aku dan 2 saudara kembarku, ya, kami adalah anak kembar 3 (dua cewek, satu cowok).  Saat itu beratku terhitung 1,8 kg, karena sangat kurus, aku pun masuk ke dalam inkubator sampe beberapa minggu, dan karena saking jarangnya anak kembar waktu itu, kelahiran kami pun masuk berita koran hahaha x).

1006197_10200316078451259_1123260968_n - Copy
Aku (paling kiri) dan dua saudara kembarku

Merawat satu bayi saja mugkin sudah kewalahan ya @_@ apalagi 3 bayi, jadi apadaya nenek dan tanteku sampe ikut turun tangan untuk merawat kami, dan perjalanan ASI kami saat itu pun dibantu oleh tante-tanteku.

Rasa warna-warni jadi anak kembar mulai terasa saat aku dan kembaranku (yang cewek) masuk sekolah dasar bahkan sampe kami kerja sekarang hehe, mungkin nanti kalo dah nikah juga masih banyak warna warni lainnya. Wkwk xD.

Hmm so… Rasanya jadi anak kembar tuh ..

  1. Paling diinget sama guru-guru di sekolah
  2. Eh, kalo satu sakit, yang satunya ikutan sakit ga?” perkataan itu sudah biasa terdengar tiap pertama kali kenal sama orang.
  3. Ulang tahunnya sama, enaknya sih kalo traktir temen bisa patungan hahahaha..
  4. Orang sering ketuker, jadi kalo ga balas nyapa dianggap sombong T^T. (padahal kenalannya kembaran).
  5. Foto KTP bisa diwakilin (wkwkwk)
  6. Masuk sekolah biayanya double hahahaha

Barangkali yang kepengen anak kembar siap-siap pusing biaya sekolahnya ya hahaha, tapi kalo nanti anaknya dah gede sih enak, tinggal panen duit. Wkwk (just kidding).

Jaa! Mata ashita nee~ … ^^

Advertisements

9 thoughts on “Rasanya Jadi Anak Kembar

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s