Yuk, urus visa Jepang sendiri!

Alhamdulillah tak terasa penantian panjang terbayar juga dengan keterimanya visa Jepang, mamaaaa akhirnya saya akan berangkat ke Jepang…Alhamdulillah.. (padahal berangkatnya masih November)

Fiuh, entah dari kapan saya bercita-cita pingin ke Jepang, yak! ke Jepang adalah cita-cita kedua saya (yang pertama tetep naik Haji *xixixi), tapi mungkin naik Haji masih jauh bisa kesampaian, akhirnya ke Jepang dulu aja deh.. Dengan bermodalkan nekat beli tiket pas bonus kantor keluar hihihihi akhirnya saya memutuskan untuk ke Jepang di musim fall ketika semua daun berwarna merah dan berguguran (masyaAllah) …. ahh sudahlah hati ini masih bergembira lihat visa sudah ditangan.. rasanya speechless deh pokoknya.

Modal pertama sebelum ke Jepang adalah visa!. Karena kondisi saya yang bukan pemegang e-passport (yang katanya bisa ke Jepang tanpa visa) memaksakan saya untuk menstabilkan tabungan dari bulan Maret agar visa saya bisa di approve..
Sebelumnya saya baca-baca di blog orang, kalau dapetin visa Jepang itu sulit. Ternyata ga sulit sama sekali kok. Mudah banget! menurut saya, asal dokumen lengkap dan tabungan stabil itu sudah cukup.

Step pertama, sebelum ke kedubes jepang, pastikan kamu apply nya di Kedubes Jepang sesuai alamat KTP kamu yah, misal kamu kerja di Jakarta, tapi alamat KTP kamu di Jambi, berarti kamu harus apply visa di Kedubes Jepang yang ada di Medan, kalau kamu apply nya di Jakarta, dijamin dokumen-dokumen kamu ga bakal diproses. Untuk wilayah yuridiksinya bisa lihat di link ini http://www.id.emb-japan.go.jp/conind.html

Step kedua, kamu siapkan dokumen-dokumen untuk apply visa :

Dokumen-dokumen yang perlu dilengkapi dalam mengajukan permohonan visa

  1. Paspor.
    Waktu saya mengajukan visa, paspor saya isinya masih kosong loh, jadi jangan khawatir bagi kalian yang belum pernah keluar negeri sebelumnya. Bismillah aja.
  2. Formulir permohonan visa. [download (PDF)] dan Pasfoto terbaru (ukuran 4,5 X 4,5 cm, diambil 6 bulan terakhir dan tanpa latar, bukan hasil editing, dan jelas/tidak buram)
    Foto harus background putih dan jangan buram, untuk foto waktu itu saya langsung ke studio foto Adorama di Mall Taman Anggrek Jakarta, maklum carinya yang deket kosan hehee…. jangan foto sendiri di handphone yah! bisa2 ditolak -_-, kalau bisa cari studio foto yang sudah berpengalaman buat visa. Lalu foto yang dilampir cukup 1 saja, karena kalau berlebihan bisa dilempar2 sama staffnya.. T_T (pengalaman kemarin waktu ngajuin saking takutnya ditolak sampe ngelampirin 3 foto hahaha, pas di loket malah dilempar lagi)
  3. Foto kopi KTP (Surat Keterangan Domisili)
    Foto Kopi KTP cukup satu saja.
  4. Fotokopi Kartu Mahasiswa atau Surat Keterangan Belajar (hanya bila masih mahasiswa)
    Yang ini saya ga lampirin karena saya sudah kerja, jadi saya ganti dengan lampiran surat rekomendasi pembuatan visa dari kantor, biar semakin kuat diterimanya.
  5. Bukti pemesanan tiket (dokumen yang dapat membuktikan tanggal masuk-keluar Jepang)
    Poin ini saya lampirkan booking hostel dan booking pesawat, waktu itu saya booking hotelnya di booking.com karena ga perlu kartu kredit dan free cancel. Untuk beberapa hotel juga ada yang bisa di booking dengan kartu debit… Hihihi
  6. Jadwal Perjalanan [ download (DOC)] (semua kegiatan sejak masuk hingga keluar Jepang)
    Untuk mengisi jadwal perjalanan saya anjurkan untuk tidak lebay-lebay ya.., dan harus disesuaikan dengan budget perjalanan (ini nyambung sama poin 8), misal budget di tabungan kamu 10 juta, jadi estimasikan perjalanan yang diisi cukup sama budget tabungan. Misal tabungan kamu 10 juta tapi kamu pingin ke Sapporo – Tokyo – Sendai – balik lagi ke Osaka, bisa-bisa visa kamu ditolak, tapi kalau kamu isi cuma seputar Tokyo – Kyoto masih masuk akal.
    Barangkali masih bingung, bisa contek itenerari yang saya buat.
    NOTE : ini cuma globalnya saja bukan itinerari lengkap.
    itinerary-jepang.jpg
  7. Fotokopi dokumen yang bisa menunjukkan hubungan dengan pemohon, seperti kartu keluarga, akta lahir, dlsb. (Bila pemohon lebih dari satu)
    Karena saya berangkat sama saudara, saya lampirkan foto copy KK  1 lembar
  8. Dokumen yang berkenaan dengan biaya perjalanan:
    Bila pihak Pemohon yang bertanggung jawab atas biaya
    * Fotokopi bukti keuangan, seperti rekening Koran atau buku tabungan 3 bulan terakhir (bila penanggung jawab biaya bukan pemohon seperti ayah/ibu, maka harus melampirkan dokumen yang dapat membuktikan hubungan dengan penanggung jawab biaya).
    Khusus yang ini saya lampirkan tabungan 3 bulan terakhir dan surat rekomendasi dari bank tempat saya menabung. Saya sendiri menabung di CIMB Niaga, untuk dapat surat rekomendasi visa dari bank CIMB kita harus punya saldo minimal 5 juta, dan biaya administrasi dipotong otomatis dari tabungan sebesar 50 ribu.

Step ketiga, kamu dateng ke Kedubes Jepang untuk apply visa, visa berlaku 90 hari jadi pastikan kamu applynya jangan 4 bulan dari tanggal keberangkatan karena visa kamu bisa-bisa sudah hangus sebelum kamu berangkat, jadi untuk amannya kamu apply 2 bulan sebelum keberangkatan.
Jadwal apply visa : 08:30 – 12:00
Jadwal pengambilan visa : 13:30 – 15:00

Step keempat, ambil nomer antrian dan form pengambilan paspor seperti ini

whatsapp-image-2016-09-19-at-10-34-54-am-1
sebelum kamu ke loket, pastikan kamusudah ngisi form ini

form ini jangan sampai hilang ya… karena nantinya ketika kamu ngambil visa harus tunjukin form ini.

 

Step kelima, tunggu 4-5 hari,  dan ketika visa diambil kamu harus bayar sebesar 330 ribu dannnnnn…………… voilaa! visa jadi dehh.. ternyata bentuk visa itu cuma kaya sticker terus ditempelin di paspor kita.

img-20160919-wa0003_1474273973717-1
ini diaa penampakan visanya

Alhamdulillah… untuk itenerari dan biaya-biayanya saya akan cerita lagi kalu saya sudah berangkat ya.. semoga infonya membantu.. 🙂

Jaa~

Mata ashita nee~ ^^

Advertisements

11 thoughts on “Yuk, urus visa Jepang sendiri!

  1. wah asik Jepang. Kamu blm e-passport soalnya ya, next year passport ku expired jd sekalian mau jadi e-passport aja.. biar ga usah urus visa. Tapi ntr aja yg pergi mahal2 gitu, ntr ga merrid2 jln2 mahal mulu … hahaha

    Ditunggu cerita jalan-jalan Jepang nya ya 🙂

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s